Jumat, 02 Maret 2018

Kado Ulang Tahun


Banyak yang bilang mencari kado ulang tahun untuk saya itu sulit sekali. Tidak tahu butuhnya apa dan sukanya apa. Misterius. Kalau ditanya ingin kado apa juga kadang saya jawab apa saja boleh, karena saya tidak tahu apa yang saya mau juga sih. Kebutuhan pokok saya sudah terpenuhi orang tua. Kalau saya perlu sesuatu juga bisa beli sendiri. Belanja sepatu, tas , baju juga jarang. Pengeluaran terbesar saya itu makan. Hahaha. Untuk hal makan memang saya termasuk lemah. Gampang sekali keluar uangnya, lapar mata untuk makanan. Karena prinsip hidup saya itu :

"Hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup"

Karena suka sekali makan, suka sekali mencoba makanan jenis baru, kalaupun mahal jadi sekali saja. Yang penting pernah nyoba, lagipula ga selalu yang mahal itu enak. Nasi rames padang itu nikmat sekali, jajanan pinggir jalan juga banyak yang enak. Lumpiah basah, gorengan, cimol cilok, dll. Indomie juga wanginya menggoda sekali. Lalu kesukaan saya pisang gepeng keju coklat susu, yang lebih terasa topping nya dibanding pisangnya itu sendiri.

Balik lagi soal kado, banyak barang yang saya inginkan dan bisa saya beli, tapi ga dibeli. Alasannya mikir-mikir dulu kelamaan sampai akhirnya ga ingin lagi. Merasa sayang uangnya mending untuk hal lain, atau karena makna nya beda. Contohnya boneka pucca ini :


Koleksi pribadi
Saya sudah ngeceng dari lama, kalau mau beli bisa sih sekitar 300 kuai kalau tidak salah ingat. Tapi sayang uangnya dan kupikir nyempitin kamar, nantinya rebutan ranjang. Ketika dapet sebagai kado ulang tahun dari teman-teman 3舍, girangnya bukan main dan rasanya berkesan karena kado pemberian. Boneka pucca ini jadi lebih berharga.

Beli kue ulang tahun sendiri bukanlah masalah, kalau versi ekstrimnya tentang makna itu seperti kartu ucapan ulang tahun. Lebih bermakna saat kita dikirim dan dituliskan oleh orang lain dibanding menulis sendiri kan. Jelas kita bisa membeli kartu ucapan ulang tahun sendiri, tetapi maknanya beda ketika diperuntukkan untuk diri sendiri. Nulis sendiri lalu buat diri sendiri, sedih amat ya.

Salah satu bahasa kasihku pemberian. Tentunya tahu kan 5 bahasa kasih? Buat yang belum tahu mari kujelaskan.

Menurut Gary Chapman ada 5 bahasa kasih :
  1. Word of Affirmation : Kata-kata motivasi dan pujian
  2. Quality Time : Waktu yang berkualitas
  3. Receiving gifts : Pemberian sebagai bentuk kasih
  4. Acts of Service : Senang membantu, merasa diandalkan
  5. Physical Touch : Sentuhan sebagai bentuk perhatian
Untuk saat ini, bahasa kasih yang kuberikan ke orang lain adalah nomor 3 dan 4. Sedangkan bahasa kasih yang senang kuterima adalah nomor 1 dan 2. Buat nomor 5 itu kurang tepat buatku, karena kurang suka aja.

Setiap berpergian, saya suka sekali membeli oleh-oleh dan membagikannya pada teman. Begitupun sebaliknya, senang rasanya menerima oleh-oleh dari orang lain. Saya belum pernah ke Canada, Australia, ataupun Korea tetapi untuk oleh-oleh saya sering dapat dari negara tersebut. Itu menjadi penghiburan tersendiri buat saya. 

Kado ulang tahun ke 24


Ini adalah kado ulang tahun ke 24 untuk diri saya sendiri, kamera panasonic lumix gf8. Saya beli ketika di Singapura. Tepat pada hari ulang tahun ke 24, saya berada di Singapura. Pagi kurang lebih setengah 9 berangkat dari airport Bandung menuju Singapura. Keren kan? Hehehe. Saya tidak merayakan ulangtahun dengan lilin dan kue. 
 Persimpangan Farrer Park-Little India, Singapura
Setelah mendarat di Singapura, saya mengantar mama ke rumah sakit untuk radiasi kemo. Selesai radiasi, kami minum air kelapa karena baik buat mama. Itulah kue ulang tahun saya. Sedotan dan kelapa.


Kado ulang tahun ke 25

Ulang tahun ke 25 tahun, artinya saya sudah seperempat abad bernafas dan hadir di bumi. Tepat pada hari ulang tahun ke 25, saya terbang dari Penang, Malaysia transit di Medan dan tiba di Bandung. Luar biasa bukan? Mirip mengulang kisah tahun lalu-nya. Hahaha. Masih mengantar berobat. Kali ini papa yang saya antar ke rumah sakit di Penang untuk operasi jantung. Jadi berhubung di luar negeri ceritanya, saya membeli hadiah ultah buat diri sendiri lagi. Kado ulang tahun ke 25 saya membeli lipstik, jujur saja dibeli karena ada puccanya. Saya beli hanya 1 buah karena harganya pun 89 ringgit. 

Gurney Plaza - Penang. Malaysia

Setiap ulang tahun, hp ku berdering dan bergetar terus, banyak ucapan dari teman-teman, kenalan dan saudara. Senang sekali rasanya, meskipun batere tersedot tetapi hpku ga sepi. Rasanya senang dapat perhatian dari banyak orang. Yang biasa udah lama tidak chat kita jadi ngobrol banyak sampai hari-hari besoknya. Itu juga jadi kado tersendiri buatku.


Tahun ini kira-kira kado ulang tahunku apa ya? Belum terpikir sama sekali. Dan dimanakah aku akan merayakan ultahku lagi? Hahaha. Itu pun misteri. Biar waktu yang menjawab.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengeluh karena Sebal

Hal yang Mengganggu "Kenapa sih? Nyebelin deh!" "Ih..Sebel bgt deh" "Dasar annoying" Mungkin ki...